PT Liga Indonesia lewat komisi wasit PSSI rencananya akan segera memanggil wasit Suharto untuk menguak sebab dirinya mengeluarkan kartu merah langsung kepada penyerang Persib Bandung, Cristian Gonzalez ketika Persib dijamu Persisam, Kamis 20 Januari kemarin. Pada menit ke-76, wasit asal Jakarta ini tiba-tiba mengeluarkan kartu merah dari sakunya padahal saat itu bola dalam keadaan mati. Setelah kartu merah tersebut, Persisam akhirnya membombardir pertahanan Persib dan mencetak gol kemenangan pada menit ke-85.

Komisi wasit akan melakukan evaluasi terhadap kinerja wasit setelah Persib melakukan banding akan kartu merah untuk penyerang andalannya tersebut. Jika memang terbukti Gonzalez tidak melakukan penghinaan seperti yang dikira, maka kemungkinan besar pemain timnas Indonesia ini akan terbebas dari hukuman akumulasi kartu dan dapat main saat Persib menjamu Arema tanggal 23 Januari nanti.

Sampai saat ini memang belum pernah terungkap apa penyebab utama dikeluarkannya kartu tersebut. Namun jika dilihat dari sisi Gonzalez, ia mengaku tidak mengeluarkan kata-kata hinaan terhadap wasit atau asistennya.

Untuk tuduhan dan dugaan adanya penghinaan terhadap wasit dan asistennya, memang sangat sulit untuk ditemukan bukti otentiknya. Satu-satunya cara adalah dengan menanyakan langsung kepada dua belah pihak plus saksi yang sekiranya dekat waktu kejadian. Itupun dengan mengharapkan kejujuran dari mereka. Satu-satunya bukti yang dimiliki komisi wasit saat ini adalah rekaman pertandingan dari ANTV yang juga tidak terlihat kesalahan yang dilakukan top skor 4 kali Liga Indonesia tersebut.

 

“Sampai saat ini, kami belum mendapat laporan maupun rekaman pertandingan Persisam vs Persib. Karena itu, kami belum bisa mengetahui apa sebenarnya yang terjadi saat itu,” kata Purwanto, salah seorang staf bidang teknis perwasitan PT LI seperti dikutip oleh vivanews.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan evaluasi terhadap kinerja wasit. Kami akan mengundang perangkat pertandingan yang bertugas saat itu dan akan mencari tahu penyebab kartu merah El Loco,” lanjutnya.

Purwanto menduga, ada kata-kata hinaan yang keluar dari mulut Gonzalez sebelum wasit Suharto mencabut kartu merah dari sakunya. Jika benar demikian, maka ia menyebutkan hukuman kartu merah langsung pantas untuk diberika kepada Gonzalez. “Aturannya memang seperti itu. Pemain yang melakukan penghinaan terhadap perangkat perangkat pertandingan, bisa wasit, asisten wasit, ataupun pengawas pertandingan, hukumannya adalah kartu merah,” tegas mantan wasit asal Kediri tersebut.

About these ads